Sabtu, 30 Maret 2013

KANKER SERVIKS



A. Latar Belakang
Kanker Leher Rahim (Kanker Serviks) adalah tumor ganas yang tumbuh didalam leher rahim/serviks (bagian terendah dari rahim yang menempel pada puncak vagina. Kanker serviks biasanya menyerang wanita berusia 35-55 tahun.90% dari kanker serviks berasal darisel skuamosa yang melapisi serviks dan10% sisanya berasal darisel kelenjar penghasil lendir pada saluran servikal yangmenuju ke dalam rahim.
Karsinoma serviks biasanya timbul pada  zona transisional yang terletak antara epitel sel skuamosa dan epitel sel kolumnar.Hingga saat ini kanker serviks merupakan penyebab kematian terbanyak akibat penyakit kanker dinegara berkembang. Sesungguhnya penyakit ini dapat dicegah bila program skrining sitologi dan pelayanan kesehatan diperbaiki.

SIKOLOGI TES MENGGAMBAR ORANG DENGAN PERKEMBANGAN ANAK



A.    LATAR BELAKANG
Dalam sebuah penelitian di Fakultas Psikologi UI, didapatkan bahwa tingkat validitas tes grafis yang dimaksud diatas sangat rendah. Ini membuktikan bahwa keakuratan tes grafis dipertanyakan. Tetapi kita masih banyak menemukan pemakaian alat tes ini secara luas di masyarakat (khususnya di Indonesia) oleh psikolog-psikolog kita di Indonesia. Ini adalah sebuah pertanyaan besar, menggunakan sebuah alat tes yang tidak valid (tidak akurat) dalam menentukan hidup seseorang.
Ada dua alasan yang membuat alat tes grafis tidak akurat dalam penggunaannya, yaitu

MACAM-MACAM KOMUNIKASI ASUHAN KEBIDANAN




Sesuai dengan wewenang dan ruang lingkup pelayanan kebidanan, maka bidang konseling kebidanan meliputi:
·          Komunikasi pada bayi & balita.
·          Komunikasi remaja.
·          Komunikasi pada calon orang tua.
·          Komunikasi pada ibu hamil.
·          Komunikasi pada ibu bersalin.
·          Komunikasi pada ibu nifas
·          Komunikasi pada ibu menyusui.
·          Komunikasi pada akseptor KB.
·          Komunikasi pada masa klimakterium & menopause.
·          Komunikasi pada wanita dengan gangguan reproduksi.

UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI

A.                Latar Belakang
Kehamilan jika diinginkan merupakan proses yang sehat dan jika kehamilan itu tidak diinginkan , ia merupakan suatu penyakit.
Kehamilan merupakan suatu proses faal yang secara normal terjadi pada manusia sebagai instig untuk mempertahankanketurunannya di bumi. Oleh karenanya kehamilan sebagai tanda akan hadirnya anggota baru dan penerus keturunan, pada umumnya akan disambut dengan gembira. Kegembiraan itu sendiri yang sering menutupi resiko yang dihadapi oleh perempuan hamil. Mereka pada umumnya, tidak sadar bahwa kehamilan dapat mempengruhi kesehatan bahkan dapat mengancam jiwa si calon ibu. Dan ternyata tidak semua kehamilan disambut dengan kegembiraan oleh orang tuanya. Beberapa kehamilan justru tidak diinginkan.

Ruang lingkup 24 standar kebidanan



Ruang lingkup standar kebidana meliputi 24 standar yang dikelompokkan sebagai berikut:
a) Standar Pelayanan Umum (2 standar)
b) Standar Pelayanan Antenatal (6 standar)
c) Standar Pertolongna Persalinan (4 standar)
d) Standar Pelayanan Nifas (3 standar)
e) Standar Penanganan Kegawatdaruratan Obstetri-neonatal (9 standar)

A. STANDAR PELAYANAN UMUM
STANDAR 1 : PERSIAPAN UNTUK KEHIDUPAN KELUARGA SEHAT
• Tujuan
Memberikan penyuluh kesehatan yang tepat untuk mempersiapkan kehamilan yang
sehat dan terencana serta menjadi orang tua yang bertanggung jawab.

Selasa, 19 Maret 2013

Bounding attachement



Pengertian Bounding Attachment
Bounding attachment berasal dari dua suku kata, yaitu bounding dan attachmentBounding adalah proses pembentukan sedangkan attachment (membangun ikatan). Jadi bounding attachment adalah sebuah peningkatan hubungan kasih sayang dengan keterikatan batin antara orangtua dan bayi. Hal ini merupakan proses dimana sebagai hasil dari suatu interaksi terus-menerus antara bayi dan orang tua yang bersifat saling mencintai memberikan keduanya pemenuhan emosional dan saling membutuhkan.  Konsep ikatan perlahan-lahan berkembang, mungkin mulai di awal kehamilan dan berlanjut selama berbulan-bulan, bertahun-tahun dan mungkin seumur hidup setelah melahirkan.